Udara malam yang dingin seakan tidak bisa mempengaruhi Harun, ia tetap saja merasa kepanasan, segera ia keluar dari kamar yang penuh sesak itu, rumah ini sangat gelap dimalam hari, hanya satu lampu didepan teras rumah yang dinyalakan, ini memang sudah menjadi kebiasaan mereka untuk tidak menyalakan lampu dimalam hari, selain untuk lebih menghemat listrik juga merupakan sunnah nabi begitu kata Zaid berceramah, yang lain sebagai penghuni rumah hanya ikut saja perintahnya, apalagi Harun yang hanya sebagai penumpang disini, kadang ia merasa tidak enak juga bila terus berlama-lama berada dirumah ini, ia sudah dewasa seharusnya bisa hidup sendiri tidak menumpang dirumah orang lain lagi, pernah ia memikirkan suatu hari harus bisa lepas dari keluarga ini, lepas dari kehidupan masa lalunya, ia berfikir selama ia masih bersama zaky maka kenangan pedih masa lalunya akan selalu kembali menghantuinya. 13…
Baru nie... aldrino!