Aslinya extraldonary dan lebih aslinya lagi extra ordinary. Quite confucing…?

Just try to be extra ordinary, katanya akang-akang yang lebih senior dari ane (anak-anak extraldonary semuanya,  ane mah yang paling junior), tuh nama asalnya dari sebuah usaha untuk menjadi lebih baik lagi, kan katanya ”kalau hari ini sama seperti hari kemaren, maka kita sangat rugi, yang lebih parah lagi kalau hari ini sampai lebih buruk daripada hari kemaren… bakal dilaknat, dan itu artinya rugi kuadrat..)

So dengan semangat tidak ingin stagnan dan jadi seperti biasa-biasa aja, terpilihlah nama extra ordinary yang artinya secara bahasa adalah lebih dari sekedar yang biasa, kita mengenal banyak extra-extra yang lain… ada extravaganza, extra time, extra kulikuler… dll (??)

Maka jadilah extraldonary, istilah kerennya extra ordinary dengan sedikit saduran dari nama big bos kami “Rinaldo” dengan nama panggilannya “aldo” disisipkan ditengah-tengah kata, dan kebetulan pas dari segi pengucapan dan bunyi yang dikeluarkan.
Trus dalam dunia baru yang penuh dengan hal-hal yang lebih dari sekedar biasa (dunianya disebut extraldoworldinary, judul tulisan kali ini) inilah maka setiap orang harus bisa terus berkarya, berubah untuk jadi lebih baik, sesuai dengan latar belakang awal, kalaupun tidak bisa maka motivasi-motivasi perubahan ini terus memacu gerak orang-orang yang ada dalam dunia tersebut.

Dunia yang selalu menuntut untuk terus belajar dan berkarya, berinovasi terus menerus karena tidaklah sesuatu yang lebih dari biasa itu bisa tercipta kecuali hasil daya upaya otak untuk berinovasi. Maka memanfaatkan otak secara maksimal sudah menjadi keharusan, meskipun juga tidak boleh meninggalkan komponen tubuh yang lain, yang juga membutuhkan kita untuk dimaksimalkan.

Brain storming, coret-coretan ide, lembaran-lembaran penuh dengan rencana besar merubah dunia, menjadi ciri khas yang sering tampak dalam dunia ini, maka buku atau dan alat tulis menjadi teman paling setia yang selalu dibawa-bawa, setia saat ada kesempatan, selalu menuangkan fikirannya dalam coretan-coretan yang akan menampung semua maha karya brilian itu.

Sangat aneh sekali kalau ditemukan saat-saat yang kosong tanpa ada pekerjaan yang bermanfaat, itu hanya berlaku didunia biasa, tidak akan ditemukan didunia ini, karena tidak ada istilah istirahat dalam kamus didunia ini, selesai dari suatu pekerjaan maka beralih ke pekerjaan lain merupakan bentuk istirahatnya, terus menerus, nonstop, tidak ada kata bersenang-senang, itu hanya akan diterima didunia setelah semua dunia berakhir, setiap detik yang difikirkan adalah terus menerus memeriksa diri apakah sudah bermanfaat atau kegiatan kita sia-sia.

Hingga tiba saatnya istirahat (walaupun nonstop ada juga saat istirahatnya) yaitu saat adzan-adzan berkumandang merdu memanggil kita, saat itulah satu-satunya tempat terbaik untuk melepas lelah, Rasulullah setelah pulang dari suatu peperangan dalam kondisi yang lelah langsung berseru kepada bilal, “Wahai bilal… istirahatkan kami dengan Sholat”. Maka terdengarlah suara merdu bilal yang mengumandangkan adzan, setelah itu dilaksanakan sholat berjama’ah yang benar-benar mengisi kembali energi yang telah hilang. 5 waktu sholat di tambah tidur atau mungkin ditambah lagi waktu dhuha, waktu istirahat yang sdah lebih dari cukup.

Extraldoworldinary…. try to be better n better everytime.
Dare to join…!
Into the extraldoworldinary

1 Tanggapan ke “Extraldoworldinary”


  1. 1 pramur Maret 19, 2007 pukul 11:08 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Kalo mau masuk extraldoworldinary caranya bagaimana?
    Ini PT Tertutup? Status usahanya bagaimana? Sudah punya SIU?


Tinggalkan Balasan




aldrino….

Tulisan Ngasal Gak usah digubris... Biar pikiran gak mampet Supaya pinter nulis Pingin jadi seleb blog Agar bisa kaya Tapi, yang penting "bergerak" deh biar gak dikatai "mayat".

The Journey

Januari 2010
S S R K J S M
« Nov    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Campaign












Katanya yang terbaik

Udah tenar belum??

  • 5,143 hits